Biasakan Catat Tagihan Bukan Pakai Perasaan


Hanya cinta saja yang bisa dinyatakan dengan perasaan, bukan tagihan.

Di tengah pandemi wabah covid 19 yang belum juga reda, masyarakat kembali dihebohkan dengan kenaikan tagihan listrik yang luar biasa, antara 100-200% dari rata-rata tagihan normal. Kenaikan tersebut bukan hanya menimpa masyarakat biasa saja, bahkan direktur PLN sendiripun juga turut menjadi ‘korban’ tingginya tagihan. Kenaikan tersebut tentu menjadi beban tambahan masyarakat yang sudah semakin menderita akibat wabah dan berkurangnya penghasilan secara drastis.

Alasan PLN karena selama pandemi ini para petugas pencatat untuk sementara diistirahatkan dulu demi keamanan dan kesehatan agar tidak tertular atau menulari pelanggan. Selain itu karena banyak pelanggan yang WFH maka diasumsikan pemakaian listrik meningkat, sementara karena PLN tidak memiliki catatan, maka tagihan dihitung dari rata-rata pemakaian tiga bulan terakhir. Akibatnya terjadi selisih antara tagihan dengan pemakaian sebenarnya.

Bagikan Artikel ini..

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *